Dilematis, Larissa sampai kritis tidak mau bertemu Rion dulu. Ujungnya dia malah menggigil, kembali lemah tubuh itu, yang segera Ron periksa kondisi Larissa di tengah rewelnya Affa. "Larissa." "Hm?" Sedang malas ke mana-mana, bahkan untuk bangun pun malas sekali rasanya, Larissa memilih menggulung diri dalam selimut, hangat. Dia juga tak mau berpikir hal yang berat-berat. Sementara Affa, tentu saja diasuh oleh papanya. Ron sampai membawa lagi seluruh kerjaan kantor ke rumah. Percayalah, tak mudah. Ron masih banyak salah dan dia sering pula disalahkan. Namun, tak dia bagi kisah melelahkannya itu kepada Larissa yang akhir-akhir ini kesehatannya sering menurun. Ron takut dengan dia cerita perihal pekerjaan yang sesungguhnya di luar batas kemampuannya itu akan membebani sang istri. Jadi, R