Haruskah aku hamil?

1943 Kata

Alunan musik romantis menemani perjalanan Rehan dan Rania di tengah jalanan padat ibu kota saat jam-jam sibuk. Suara merdu dan irama musik yang membawa suasana hangat sedikit mengalihkan kekesalan Rania karena suara-suara klakson pengendara lain yang tak sabaran. Sudah satu jam berlalu menempuh perjalanan cukup jauh, tapi Rania masih belum tahu ke mana Rehan akan membawanya. Suaminya itu enggan memberitahu dengan dalih ingin memberi kejutan. "Masih jauh?" Tapi Rania mulai tak sabaran dengan kondisi jalanan yang dilalui cukup dipadati kendaraan lalu lalang yang membuat perjalanannya sedikit terhambat. "Sedikit lagi," jawab Rehan, mengalihkan sejenak pandangannya kepada Rania yang nampak tidak nyaman duduk terlalu lama. "Kenapa? Kamu haus?" tanyanya asal menebak. Rania menggeleng, memanda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN