Win-win Solution

2743 Kata

Rania terbangun saat suara bising di luar mengusik, memaksa matanya perlahan terbuka. Disusul seberkas cahaya yang saling berdesakan masuk melalui celah-celah gorden tipis bewarna putih yang menutup seluruh dinding kaca menghadap taman belakang. Mata Rania sepenuhnya terbuka, langit-langit kamar bewarna abu-abu menyambutnya. Tempat yang tidak begitu asing karena memang beberapa hari kemarin ia menempati kamar ini. Benar. Tidak ada yang terjadi semalam antara Rehan dan Rania. Mungkin jika panggilan mama Rehan tak mengganggu keduanya, akan terjadi sebuah sejarah baru untuk keduanya. Tapi semesta tak mengizinkan keduanya mendahului takdir, di mana esok mereka baru akan disatukan dalam ikatan suci pernikahan. Jadi baik Rehan maupun Rania tak seharusnya mendahului diri mengikat satu sama lain,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN