Prioritas

2524 Kata

Mobil yang dikendarai Rehan berhenti di pinggir jalan depan rumah Kayna. Karena di pekarangan rumah Kayna ada mobil lain yang terparkir, sehingga Rehan tak bisa memasukkan mobilnya. Lagipula ia tak berniat untuk berlama-lama, mengingat ada urusan lain dan enggan menghadapi amukan Kayna. Kalau bukan Kayna yang menclak-menclak di telepon, Rehan akan melanjutkan aksi ciuman panas di meja makan ke arah yang lebih panas lagi. Ia bisa mencoba sensasi baru di atas kitchen bar. Mengingat Leon pernah menyombongkan soal sensasi bercinta di atas meja, membuat Rehan penasaran ingin mencoba. Rehan memang tidak se-playboy Leon. Jika sahabatnya itu sudah katam dalam urusan per-kamasutraan, sedangkan dirinya masih terbilang awam untuk hal-hal semacam itu. Walau dulu ia tak kalah berengseknya sama Leon, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN