BAB 12

1622 Kata

“Adek pulang sama siapa?” tanya Bang Marshel penasaran. “Iya, siapa, Bang?” tanya Monic buru-buru. Pikiran buruk melintas di kepalanya. “Bukannya lo yang jemput gue?” Bang Michael mengerutkan dahi. “Ngigo nih anak. Enggak, lo pulang dianterin orang.” “Siapa?” Tanya Monic panik. Spidometer jantungnya langsung melesat ke kecepatan maksimal. “Lah, kok lo malah balik nanya. Mana gue tahu. Mas-mas gitu, baju rapi, bawa Harrier item.” Sontak Monic menepuk dahinya. Tentu saja! “Pacar kamu, Dek?” “BUKAN!” jawab Monic, memelototi Bang Marshel, seolah abangnya itulah yang menyebabkan semua kesialan dalam hidup Monic. Hanya satu orang yang memakai Toyota Harrier hitam di kantornya. Mungkin ada lagi—Monic nggak tahu—tapi yang mungkin bersinggungan dengannya hanya Gerald. Namun, Monic nggak b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN