BAB 52

1503 Kata

Apakah seseorang benar-benar bahagia ketika ada orang lain yang rela melakukan apa saja untuknya? Monic menatap pria yang berbaring di ranjang UGD. Wajahnya pucat, bibirnya kering serta pecah-pecah. Rambutnya yang biasa tertata rapi kini kusut berantakan. Kulitnya juga masih lembap bekas basah karena air hujan. Setelah Gerald pingsan di teras rumahnya sekitar tiga puluh menit yang lalu, Monic langsung lari ke rumah Pak Supeno untuk minta bantuan. Mereka membawa Gerald ke UGD rumah sakit terdekat, yang untungnya terletak nggak jauh dari gerbang utama kompleks perumahan. Dokter jaga yang memeriksa Gerald mengatakan bahwa tekanan dan gula darah Gerald terlalu rendah, serta asam lambungnya naik. Untuk mempercepat pemulihan, dokter sudah menyuntikkan obat. Gerald sudah sadar, tapi belum bena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN