“Kamu sakit,” desis Bondan menggeram. “Kamu yang lebih sakit dan gila, Bondan!” balas Kresna yang mengancam dengan menyebarkan video panas Bondan dan Sena. “Oke, oke. Baik, Kresna. Baiklah, tahan ibu jarimu. Aku akan lakukan untukmu.” Kresna lalu menyerahkan amplop tebal ke Bondan. “Ini untuk mempercepat perceraian. Aku tau itu sulit karena kamu aparat negara, tapi aku yakin ini akan membantu.” Bondan menghela napas berat, dia juga tidak mau mempertaruhkan karirnya. Terlebih, dia sudah digadang-gadang akan menjadi kapolsek di daerah tempatnya bekerja. “Bondan!” panggil Kresna saat Bondan berbalik sambil memegang amplop tebal dari tangannya. Bondan berbalik lagi ke arah Kresna. “Pastikan dia tetap perawan. Jangan sampai kamu sentuh. Jangan sekalipun kamu berniat curang, atau aku se

