Bab 43. Bertemu Miranda

1011 Kata

Hati Wening terasa disayat-sayat saat mendengar cerita Raja tentang malam kelam Miranda, ditampar maminya di saat dia yang sedang demam tinggi hanya karena ingin bertemu Wening. Wening merasa sangat lemah membayangkan penderitaan anak kecil itu, tapi dia langsung mengingat kandungannya dan berusaha untuk tetap kuat. “Lo, Pak Raja, kita nggak ke rumah sakit?” tanya Wening saat Raja memutar setir mobil ke gerbang sebuah penginapan yang tidak jauh dari rumah sakit. “Ya, Miss harus istirahat dulu. Bersih-bersih, harus steril kalo mau masuk ke ruang ICU,” ujar Raja. Wening menggumam dan mengangguk, dia yang memang sudah tidak sabar bertemu Miranda. Wening turun dari mobil, juga tiga pria yang menemaninya dalam perjalanan jauh dari Magelang. Mereka membantu Wening membawakan tasnya. Peras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN