Bab 37. Wening yang Tenang

1038 Kata

Welas dan Wening akhirnya bisa menguasai emosi di tengah peliknya masalah berat. Welas yang sedih karena anak perempuan satu-satunya yang hamil tanpa pernikahan yang sah, dan Wening yang mau tidak mau menanggung perasaan bersalah. Karenanya, mereka tetap menyambut hangat kedatangan keduaorangtua Bondan dan Bondan sendiri. Malam yang haru biru malam itu, orang tua Bondan menunjukkan perasaan bersalah, mereka tidak memiliki niat mengumbar fitnah terhadap Wening, mengakui anak mereka yang bersalah. Welas dan Cahyo dengan senang hati memaafkan, dan mereka pun berdamai malam itu. Meskipun awalnya mereka yang sangat terkejut, tidak menyangka bahwa Bondan yang telah berkhianat sebelum menikah, pun Kresna yang telah memanfaatkan keadaan. Ibu Bondan adalah orang yang tidak berhenti menangis, men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN