Bab 49. Pernikahan

1091 Kata

Pernikahan Wening dan Pram berlangsung sederhana di kediaman Wening di kampung halaman. Ada pesta kecil-kecilan setelah ijab kabul dan para tamu pun berdatangan, dari para kerabat, tetangga dekat, dan teman-teman Cahyo. Jika sebelumnya Wening difitnah dan dipandang rendah di kampungnya, kini caci maki itu seolah lenyap dan berbalik pujian. Sejak kedatangan Bondan beberapa minggu lalu, dia sempat membersihkan nama Wening, membela dan menjelaskan bahwa Wening tidak seperti yang mereka pikirkan. Dia bahkan mengaku salah dan semua yang telah terjadi hanya akal-akalannya saja. “Selamat, Pak Pram,” ucap Bondan saat mendatangi Pram dan menyalami. Dia sempat menunjukkan hormat ke Pram. Dia datang bersama istri dan anaknya. “Oh, terima kasih, Pak Bondan,” balas Pram dengan senyum hangatnya. Bo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN