Part 145

2180 Kata

Selepas kepergian Regan. Leebin masih termenung di dalam kamarnya, pria itu tidak berhenti memikirkan Melisa. “Apa yang terjadi padanya, kenapa dia kembali pergi dengan Mark? Semoga dia baik-baik saja. Aku tidak tahu apa yang aku lakukan kalau sampai dia kenapa-kenapa. Dan juga Mama, Papa sebentar lagi tiba di sini. Aku akan membuat kesepakatan dengannya agar dia bersedia tinggal di rumah. Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan jika Mama Ernita menanyakan Melisa. Ah, kepalaku pusing sekali.” Keluhnya seraya menjatuhkan punggungnya di atas tempat tidur. Keesokan harinya. Leebin sudah berada di dalam ruangan kerjanya. Pria itu menunggu Liana datang di sana. Tak lama kemudian wanita itu muncul dengan senyum cerah. “Leebin? Kamu sudah lama menungguku?” Tanyanya seraya melangkah mendeka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN