Leebin menghela napas panjang, pria itu menatap piyama tidur yang tergantung di dalam ruangan kerjanya. Dia segera mengganti baju mandi yang dia kenakan dengan baju tersebut. Leebin tidak ingin membuat segalanya menjadi lebih rumit dari sebelumnya apalagi kalau sampai Ricard mendapati aroma tubuh Aira melekat pada baju mandi yang dikenakan olehnya. “Bi?” Panggilnya pada pelayan rumah setelah mengganti bajunya. “Iya, Tuan?” Seorang wanita berjalan tergopoh-gopoh menuju ke arahnya. “Bawa bajuku ke belakang.” Menyerahkan piyama mandinya pada pelayan tersebut. “Baik, Tuan.” Menerima baju Leebin lalu membawanya ke belakang. Leebin segera menuju ke ruangan utama, Ricard sudah menunggu di sana. “Apa yang membawamu kemari?” “Aku hanya merasa ada yang tidak beres antara aku, kamu, dan Aira.”

