Part 141

2404 Kata

Melisa diam-diam membuat coretan di atas telapak tangannya untuk Leebin. Pria itu bisa membacanya di dalam pertemuan beberapa jam lalu. Kini dia sedang menunggu di ruangan kerjanya, menunggu kedatangan wanita yang dicintainya. Entah apa yang akan dilakukan Melisa sampai dia bisa lepas dari pengawasan Mark. Sudah tiga tahun, pasti wanita itu tahu dan hafal apa saja yang menjadi kebiasaan atasannya itu. Leebin menatap arloji di pergelangan tangan kanannya, waktu sudah menunjukkan pukul lima sore, belum ada tanda-tanda Melisa akan datang ke sana. Satu jam berlalu, kini sudah pukul enam. Pintu ruangan kerjanya terbuka, seorang wanita melangkah masuk. Melihat dirinya duduk santai di tepi meja kerjanya, wanita itu melangkah cepat menuju ke arahnya. Tanpa ba-bi-bu Melisa meraih tengkuknya unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN