Liana membawa Leebin menuju ke ruang tengah. Keyn mengikuti mereka berdua dari belakang. Mereka berdua duduk bersebelahan di sofa. Leebin menyandarkan punggungnya, ekspresi pada wajah pria itu masih terlihat sedih. “Apa yang bisa aku lakukan untukmu? Aku pasti akan membantumu Leebin, apapun itu!” Liana meraih tangannya, wanita itu meremas jemari tangan Leebin sambil melelehkan air matanya. Dia tidak tega melihat kondisi pria itu saat ini. Jelas-jelas pria itu masih sekarat dan belum sembuh dari cedera akibat kecelakaan beberapa bulan lalu. “Bisakah kamu mengawasi Mark Lincoln, mungkin saja kepergian Melisa ada hubungannya dengan pria itu, Liana. Aku sudah meminta beberapa orang untuk melacak keberadaan istriku, tapi sampai detik ini mereka tidak menemukan apapun. Aku ingin kamu menjaga r

