Sean berhasil dibawa ke kamar hotel di mana Melisa menginap, akan tetapi yang dilihat Sean saat ini begitu berbeda dengan yang dikatakan Keyn beberapa menit lalu ketika mereka masih berada di dalam rumah sakit. Sean melihat Melisa sedang duduk santai di tepi tempat tidur, wanita itu mengikat rambutnya membentuk sanggul ke atas. Gaun yang dia kenakan begitu minim dan tipis, Melisa menggenggam gelas berisi wine dalam genggaman tangannya. Wajah wanita itu nampak putih, bersih, tatapan matanya begitu tajam. Berbeda sekali dengan gadis yang ada di dalam mimpinya semalam. Sean sangat terkejut menatap pemandangan itu. Tidak ada darah atau luka pada tubuh wanita itu. Sean merasa ada yang salah jadi dia memutuskan mundur beberapa langkah lalu berbalik, namun ternyata pintu di belakang punggungnya s

