Part 139

2410 Kata

Malam ini Leebin kembali ke kediamannya, pria itu tidak datang mengunjungi Melisa di hotel. Ada beberapa berkas dari klien yang harus dia lembur hari ini. Pria itu sedang duduk di dalam ruangan kerjanya. Bunyi berisik lembaran kertas yang dibuka olehnya memenuhi ruangan kerjanya yang tadinya hening. Pria berbalut piyama tidur berwarna hitam tersebut sesekali menghisap rokok di antara jemari tangannya. Wajahnya nampak serius memerhatikan isi dari berkas di atas meja. Leebin tidak ingin melewatkan hal sekecil apapun. “Trriingg, drrtt!” Dering benda pipih di atas meja membuat pria itu mengalihkan perhatiannya dari berkas miliknya. Leebin tidak tahu siapa yang menghubungi ponselnya, apalagi hari sudah larut begini. “Nomor tidak dikenal? Siapa?” Leebin bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Pr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN