“Leebin?” Melisa menegur karena Leebin sejak tadi tidak menjawab pertanyaan darinya. “Tertidur rupanya.” Gumam Melisa seraya mengukir senyum pada bibirnya. Keduanya terlelap sampai keesokan harinya. Melisa ingin pergi ke GK cabang, ada beberapa hal yang harus dia urus di sana sebelum kembali ke LA. Leebin baru bangun ketika Melisa sudah selesai bersiap-siap. “Pagi-pagi begini, kamu mau pergi ke mana?” Tanya pria itu seraya mengusap kedua matanya. “Ke perusahaan, aku ada banyak urusan hari ini. Tiga hari lagi kamu bilang harus kembali ke LA kan?” Melisa tersenyum seraya menatap Leebin yang kini turun dari atas ranjangnya. Leebin berjalan mendekat ke arahnya. “Kenapa? Kamu ingin ikut pergi bersama denganku?” Tawar Melisa padanya. “Aku tidak ingin karyawan pingsan gara-gara melihat waj

