Derent membawa Erlin ke rumah sakit, kondisi Erlin kritis karena banyak kehilangan darah. Luka Erlin sudah dijahit. Derent bersama ayah dan ibunya menunggu di luar ruangan ICU. “Kamu sudah menangkap pelakunya?” Caroline bertanya seraya menyentuh bahu Derent. Derent diam saja, situasi di kediamannya semalam sangat ramai. Dan banyak orang datang dari berbagai kalangan. Para penjaga sibuk berjaga di luar dan di dalam, tapi entah bagaimana tidak ada yang tahu saat Erlin kembali di kediaman dan malah terluka dengan benda tajam. “Aku sudah melaporkan semuanya pada petugas kepolisian. Kali ini aku tidak akan memberikan kelonggaran lagi, aku juga tidak akan menunggu keputusan dari Erlin. Aku harus menangkap pelakunya dan memenjarakannya!” Ujarnya dengan nada serius. Derent sangat marah lan