Jarum jam dinding di kamar utama sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Suasana mansion begitu hening, hanya diselingi oleh gesekan halus kain sutra dan pendar redup lampu tidur bernuansa emas yang menerangi sudut ruangan. Olivia, yang masih berbaring di atas tempat tidur dengan selimut tebal membungkus tubuhnya, perlahan menyandarkan punggungnya pada tumpukan bantal empuk. Sepasang mata karamelnya menatap lurus ke arah sosok pria yang berdiri di depan cermin raksasa walk-in closet yang pintunya terbuka sebagian. Vernon sudah tampil begitu rapi dan teramat memikat. Pria berusia 34 tahun itu telah menanggalkan pakaian santai rumahannya, menggantinya dengan kemeja sutra hitam berpotongan sempurnaa yang dua kancing teratasnya sengaja dibiarkan terbuka, mengekspos sedikit d**a bidangnya yan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


