Setelah pembicaraan mereka tempo hari lalu, Alena kini mulai menerima kehadiran Dewa di hidupnya. Gadis itu juga tidak pernah menolak perhatian yang duda tampan itu berikan padanya. Dewa selalu mengklaim jika dirinya adalah kekasih dari duda tampan itu. Walaupun Alena tidak mengiyakan, tapi gadis itu merasa nyaman dengan hubungan yang mereka jalani sekarang. Seperti saat ini. Setelah pulang bekerja, Alena membiarkan Dewa memijit pundaknya yang terasa pegal. Gadis itu kini tengah duduk di atas pangkuan Dewa yang dengan senang hati memijitnya. "Apa kedua kakak kembarmu masih suka menghubungimu?" tanya Dewa dengan suara beratnya. "Udah nggak, Om. Alena juga ngerasa aneh, kenapa mereka tiba-tiba hilang gitu aja." jawab Alena jujur tanpa menyadari akan seringai tipis dari Dewa. Pria it

