Alena akhirnya menerima Dewa menjadi kekasihnya. Walaupun dia belum tau akan perasaannya, namun dia selalu merasa nyaman dan terlindungi jika bersama duda tampan itu. Hari ini turun hujan disertai angin kencang. Tampak dua pasangan berbeda usia yang asik bergumul di atas ranjang sebuah kamar kos. Jangan salah mengartikan, mereka berdua hanya saling menghangatkan dengan berpelukan di bawah selimut. Walaupun tangan sang pria yang nakal sering mencuri kesempatan untuk mere-mas tubuh sang gadis. "Tidur lagi, Baby." suruh Dewa menyurukkan wajahnya mencium rambut panjang Alena yang sangat wangi. "Udah nggak ngantuk lagi, Om." jawab Alena bergelung nyaman di pelukan hangat Dewa. "Bagaimana kalau kita main?" usul Dewa menaik turunkan alisnya. "Main apa, Om?" tanya Alena mengernyit. D

