OD | Pengakuan Genta

1128 Kata

Alena lagi-lagi merasa malu setiap mengingat akan kejadian waktu itu. Dimana dia terus menjerit nikmat saat Dewa memainkan bagian tubuh bawahnya. Runa yang sedari tadi memperhatikan tingkah sahabatnya itu menjadi penasaran. Apa yang membuat Alena menjadi seperti itu? "Len.. " panggil Runa. Alena yang masih melamun tak menghiraukan panggilan Runa. Runa berdecak dan mencubit lengan Alena dengan cukup kuat. "Auw.. Lo apa-apan sih Na?" pekik Alena kesakitan. Runa hanya menatap sahabatnya itu dengan tatapan datar tanpa rasa bersalah. "Gue manggil lo dari tadi." jawabnya datar. "Eh, emang iya? Kok gue nggak denger?" kata Alena bingung. "Ck, lo sih sibuk ngelamun." decak Runa sebal. "Emang lagi ngelamunin apa sih?" imbuhnya penasaran. Alena yang mendapat pertanyaan itu dari s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN