Dewa tersenyum tipis mengingat akan kejadian beberapa hari lalu saat dirinya berhasil membuat Alena pasrah di bawah kuasanya. Saat itu, hujan turun dengan begitu derasnya pada dini hari. Dewa yang memang menginap di kamar kos Alena menyuruh gadis itu untuk kembali tidur. Namun Alena menolaknya karena sudah tidak mengantuk lagi. Mereka berdua membicarakan banyak hal. Sembari berbagi kehangatan dengan berpelukan di atas ranjang. Gadis itu mulai terbuka kepadanya. Dia menceritakan kisah hidupnya di masa lalu yang cukup membuat Dewa merasakan sesak di dadanya. Untuk memberinya kekuatan, Dewa memeluk Alena dengan lembut. Mengucapkan kata-kata penenang bahwa dia akan selalu ada bersamanya untuk menjaganya. Setelahnya, entah bagaimana mereka berakhir dengan sebuah ciuman. Ciuman yang aw

