Alena tidak tau lagi bagaimana caranya membuat Dewa kembali tidak marah lagi padanya. Gadis itu sudah mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada kekasih tuanya itu. Namun Dewa masih saja mendiamkannya selama mereka berjalan menuju kamar kosnya. "Lebih baik kamu segera tidur." ujar Dewa ketika mereka sampai di depan pintu kamar kos Alena. "Om Dewa nggak mau nginep lagi?" tanya Alena mengernyit. Dewa menggeleng dan tanpa ingin berbicara lagi langsung membuka pintu kamar kosnya. Alena mematung saat Dewa meninggalkannya begitu saja. Mood nya semakin buruk karena hal itu. Dan dia memilih masuk ke dalam kamarnya dengan wajah memberenggut. "Sebel.. Kenapa Om Dewa jadi ngambek sama gue sih." sungut Alena melempar tas sekolahnya ke sembarang arah. Dia membuka tiga kancing kemeja putihnya

