Genta menatap obat pemberian Bima dengan tatapan bimbang. Dia masih menimang-nimang, haruskah dia melakukan hal senekat ini demi mendapatkan Alena? Namun mengingat akan pria bernama Dewa, membuat dia kembali emosi. Apalagi ketika ciuman yang mereka lakukan tempo hari. Alena bahkan membalas ciuman pria duda tersebut. Membuat Genta semakin geram. Sudah sedari lama Genta memendam perasaannya pada Alena. Bahkan sebelum gadis itu bekerja di cafe miliknya, Alena sudah berhasil mencuri hatinya. Kejadian itu berawal saat Genta mengantar Runa berangkat ke sekolah. Sepupunya tersebut sering bercerita jika dia memiliki teman yang sangat baik. Namun sayang sekali kehidupannya tidak sebaik sifatnya. Dan hari ini rencananya Runa akan mengenalkannya pada gadis tersebut. Singkat cerita, Genta langsung

