…tangan Jagad sudah menyentuh gagang jendela, sudah siap untuk melompat, hingga… * Jagad duduk di pinggir ranjang sederhana di rumah baru yang sengaja dia beli, tangannya memegang ponsel sangat erat, seolah itu benda keramat yang tidak boleh hilang. Layar ponsel itu menyala redup, menampilkan ruang obrolan chat-nya dengan Rumi. Jantung Jagad berpacu. Jempolnya gemetar hebat di atas ikon mikrofon. Sesungguhnya dia ingin sekali mendengar suara Rumi. Dia ingin mengadu bahwa perutnya sakit, mual, dan muntah-muntah seharian, bahwa ia rindu dielus punggungnya. Sindrom Couvade-nya membuatnya menjadi manja secara biologis, tapi mentalnya menghukumnya. Jagad menekan tombol rekam. "Rumi sayang,..." suaranya terdengar lemah, "aku lagi sakit... perutku mual terus. Kata Devarya, aku terkena cou

