Hallo Shin balik lagi. Jangan lupa tinggalin jejak komentar kalian di cerita ini. Beberapa bab lagi akan menuju ending! Thank you muah Happy Reading ***** "Kenapa wajahmu begitu lusuh? Apa Rachel memarahimu?" tanya Harris ketika Naara masuk ke dalam mobil. Naara menggeleng lemah. Berkali terdengar embusan napas dari gadis itu. Sesekali matanya terpejam lalu ia menaikkan dagu menahan agar air mata tidak jatuh. "Jika kau ingin menangis, jangan ditahan. Lampiaskan agar dadamu tidak merasa sesak." Harris memberi saran pada Naara. Tidak menunggu waktu lama hanya hitungan detik, Naara sudah menutup wajah dengan kedua telapak tangan. Ia menangis sejadi-jadinya, melampiaskan segala keresahan hati. Gadis itu bahkan tidak memedulikan lagi rasa malunya pada Harris. Pria yang ditugaskan menjad

