Hallo zeyenk! Shin kembali lagi bawa jawaban dari rasa penasaran kalian semua. wkwkkw Happy Reading yah dan semoga berkenan ngasih keramaian di kolom komentarnya :* muah ***** "Bagaimana hubunganmu dengan Xion?" tanya Hanie pada Naara saat mereka sedang berada di kantin. Naara mengedikkan bahunya sebagai jawaban. "Entahlah. Beberapa hari belakang ini, ia begitu rajin menghubungiku. Ia juga sudah meminta maaf padaku karena sikapnya kemarin." "Lalu? Kau memaafkannya begitu saja? Setelah ia melakukan hal yang benar-benar berengsek itu padamu?" tanya Hanie antusias. "Ya. Dia sahabatku. Aku tidak bisa membencinya," jawab Naara lirih. "Kau masih menyukainya?" Hanie bertanya sambil menopang dagu menatap lekat kedua bola mata Naara. Naara sendiri memilih segera menunduk. Ia tidak tahu har

