Yuhuu ... Shin datang memenuhi notif kalian lagi! Btw, tetep mau say thank you buat yang selalu sabar nunggu cerita ini muah Kalian juara deh! Ya udah deh, Happy reading! Jangan lupa tinggalin jejak kalian di kolom komentar yah! babay muah ***** Xion tersenyum miring ketika melihat bayangan sahabat cantiknya sudah terlihat mendekati tempat duduknya. Tebakannya tidak akan meleset dan juga rencana yang telah disusunnya dengan rapi sepertinya akan berjalan mulus tanpa hambatan. Ia sudah mengintai Naara sedari pagi-pagi sekali dan ia sudah memastikan jika pria berengsek yang menjadi rivalnya sedang tidak berada di Negara ini karena pekerjaannya. Itu adalah jackpot untuk Xion, memudahkan pergerakannya. Mengiming-imingi Naara dengan minta maaf dan ekspresi penyesalan ternyata benar-benar

