Hey ho! Shin is back! Thank you buat komentar di part kemarin. Semoga bab kali ini, silent readersnya bersedia ninggalin jejak emo atau kata sebaris dua baris wkwkkw Ya udahlah, Happy reading aja buat kalian semua :* Semoga terhibur and Happy weekend muaaah ***** Aderaldo mengecup dahi Naara cukup lama disaat wanita itu berpura-pura memejamkan matanya, seakan sedang tertidur lelap. Ibu jari pria itu menyusuri bibir Naara dengan perlahan lalu mengecupnya sekilas. "Aku pergi dulu. Jaga diri baik-baik selama aku tidak ada," bisik Aderaldo sembari mengelus punggung tangan Naara. Pria itu bergerak menjauh, mulai melangkah perlahan meninggalkan Naara sendirian di dalam kamar. Setelah pintu ditutup sepelan mungkin, Naara membuka kelopak matanya secara perlahan. Gadis cantik itu memilih du

