Nana masih belum bisa memejamkan matanya. Bukan karena dia merindukan dekapan hangat pamannya, yang sekarang sedang berlibur dengan istri dan anaknya, tapi dia masih saja memikirkan ibunya yang ternyata menjadi istri kedua. Nana tidak menyangka, dia dan ibunya sama statusnya. Sama-sama menjadi istri simpanan. Nana tidak tahu harus bagaimana, apalagi ibunya menyembunyikan semuanya dari keluarga besarnya. Sedangkan dirinya juga memiliki rahasia besar yang semua orang tidak mengetahui, bahkan rahasia itu terjalin sejak dulu, saat Nana masih berada di bangku SMA dia sudah main belakang dengan pamannya. Nana tidak mau pusing memikirkan urusan ibunya lagi dengan suami barunya. Mungkin ini sudah jalan kehidupan Nana dan ibunya yang sama-sama menjadi istri siri. Nana mengambil ponselnya, dia me

