Belok

1142 Kata

Hana kembali ke ruang kerja setelah selesai meminum vitamin penyubur kandungan. Tidak! Lebih tepatnya pil KB. Bukankah Hana masih beranggapan jika itu pil KB? "Sudah?" tanya Ziko lembut. Sangat lembut selembut wajahnya. "Hm." Ziko menyambut kedatangan Hana dengan tangannya. Menarik gadis itu agar lebih mendekat dan duduk di pahanya. "Tuan, tapi aku berat hmmp" pekik Hana langsung di sumpal oleh bibir Ziko. Aishhh! Bisa bengkak bibir Hana lama-lama jika disumpal terus seperti ini. "Diam dan dengarkanlah!" bisik Ziko di telinga Hana. Membuat gadis itu sampai merinding. Bagaimana tidak, rambut tipis di rahang Ziko menyentuh kulih pundak Hana yang di turunkan Ziko. Ya, Ziko memiliki rambut tipis di area rahangnya yang kokoh. Ziko dan Sekertaris Roy memang dua pria tampan dan tinggi. Tap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN