“Sejak pertama kali kamu menyentuhku, kamu sudah tidak punya pilihan Chalisa!” Tandas Aliando dengan wajah kesal. Mendadak dia menjadi emosi sejak Chalisa mengatakan kalau wanita itu ingin membatalkan semuanya tiba-tiba. Chalisa sampai terlompat dan menjatuhkan majalah dari atas pangkuannya mendengar teriakan Aliando barusan. Wanita itu mengerjapkan kedua matanya mendengar nada menggelegar yang sudah lama tidak pernah menyapa lubang telinganya sejak dia setuju dan menikah dengan pewaris kaya-raya tersebut. “Dia bilang aku menyentuhnya, siapa yang menyentuh siapa?!” Keluh Chalisa dengan nada geram. Wanita itu segera berdiri dari kursinya, dia berniat menghindari percakapan yang akan semakin memojokkannya. Chalisa merasa kalau dia takkan pernah memiliki ruang untuk membicarakan hal tersebu