Chapter 48. Hukum Karma.

1686 Kata

"Ibu sama sekali tidak menyangka kalau kamu bisa sesukses ini, Ri. Terima kasih Gusti Allah. Karena Engkau telah memberikan rahmat sebesar ini kepada anak hamba." Bu Niken Pujiastuti menatap layar televisi seraya menadahkan kedua tangannya dalam posisi berdoa. Ia sungguh terharu menyaksikan anak perempuannya ada di televisi. Saat ini putrinya tengah duduk di ruang tamu keluarga. Suri pulang ke kampung halaman untuk menjenguk ayahnya yang tengah sakit. Di samping Suri, duduk Sulastri yang tertawa kegirangan sambil terus menatap televisi. Di kursi lain duduk Bapak dan Ibu Siswoyo, mantan mertua Suri sekaligus mantan besannya. Bapak dan Ibu Siswoyo kebetulan juga tengah menjenguk Pak Ratno. Di luar mantan besan, mereka semua adalah teman lama. Tinggal sekampung pula. Walaupun putra dan pu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN