“Papamu berusaha menghubungi Dinda, tapi tidak berhasil. Pernah hampir berhasil tapi Dinda kabur ke tempat lain dan dia yang benar-benar tidak ingin ditemui papamu. Dia waktu itu masih bingung dengan kejadian itu, merasa tidak melakukan apa-apa dengan laki-laki lain, seperti ada yang menargetnya. Dia ketakutan dan tidak mau bertemu papamu, atau siapapun yang terkait dengannya. Sejak tahu itu, papamu berubah. Dia tidak marah, tidak bicara tentang itu, dia diam … dia mendiamkan mamamu. Bahkan … tidak mau menyentuh mamamu lagi.” “Ah, Mama,” sesal Dandy. Mamanya sungguh keterlaluan. “Papamu menyembunyikan kenyataan itu. Dia … tidak memperhatikan kesehatannya, merokok, alcohol, dia benar-benar berubah.” “Bagaimana Tante tahu soal ini?” “Bira menemui Dinda dan minta maaf, lalu menceritakan s

