Satu bulan kemudian ... Hari yang paling ditunggu oleh Yura. Hari bahagianya saat wisuda. Ya, pagi ini, Yura akan wisuda. Ia ssudah mempersiapkan segalanya sejak kemarin. Mulai dari pakaian, tas dan sepatu. Semuaa dibuat se -apik dan sesuai dengan warnanya biar matching. "Pah ..." panggil Yura yang sejak semalam tak bisa tidur karena membayangkan tentang hari ini. Ia akan maju ke depan dan memakai toga yang pitanya akan dipindahkan sebagai bentuk bahwa ia berhasil menyelesaikan kuliah strata satu dengan predikat lulus. "Hmm .... Apa sih, Ra. Masih ngantuk inih. Baru juga jam dua pagi," jawab Tangguh sambil melirik ke arah jam weker yang ada di atas nakas samping ranjangnya. "Kesepian nih," cicit Yura begitu manja. "Hemm? Kesepian? Kan ada aku, Ra," ucap Tangguh dnegan kedua mata yang

