Bab 50

797 Kata

Beberapa minggu setelah pertemuan di jembatan dan awal pembangunan kembali kepercayaan, Alena mulai merasa sedikit lebih tenang. Hari-hari yang sebelumnya terasa berat kini diisi dengan rutinitas sederhana—memasak, membaca buku, dan berjalan-jalan di taman sepi dekat rumah sewaan. Hatinya masih rapuh, tetapi ada secercah harapan yang perlahan tumbuh. Namun kedamaian itu tidak bertahan lama. Suatu pagi, ketika Alena sedang menata bunga di teras, sebuah mobil hitam berhenti di depan rumah. Dari dalam keluar seorang wanita dengan langkah percaya diri dan wajah dingin—Cindy. Mata mereka bertemu sekejap, dan jantung Alena berdegup kencang. Semua ingatan lama, luka, dan rasa takut muncul kembali. Cindy melangkah mendekat, senyum tipis menghiasi wajahnya yang penuh kepalsuan. “Alena… lama tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN