"Kenalkan, ini Hyerin, sekretaris baru saya." Jovanathan menjabat tangannya Dewa. Dia adalah rekan bisnisnya Dewa, dan saat ini mereka sedang mengadakan meeting. Dewa menjabat tangannya Hyerin. "Saya Dewa," ujar Dewa ramah, kemudian kembali kembali menarik tangannya. "Oh, mari Pak Jovan, silahkan duduk." Dewa mempersilahkan calon investornya itu untuk duduk. Kemudian mereka memulai acara meetingnya. Saat membahas agenda kerja mereka, Dewa menangkap Hyerin yang tengah menatap padanya dengan sebuah senyuman. Membuat Dewa mengangguk ramah. Ia tidak pernah lupa, bagaimana rekan bisnisnya yang lain melakukan itu di sebuah pesawat pribadinya. Ketika ia melakukan perjalanan bisnis ke Maroko. Membuat Dewa tidak habis pikir. Lelaki menawan itu memilih menatap ke arah salah satu karyawannya yan

