Setelah berbincang-bincang cukup lama dengan Rendy di mobil, Adelia segera berjalan menuju rumahnya. Dengan perasaan was-was, ia berharap mamanya tidak menaruh rasa curiga. Karena ia terlambat pulang ke rumah. "Bismillah, semoga mama nggak nanya yang macam-macam, tentang keterlambatan ku pulang ke rumah," pikir Adelia dalam hati. Lalu ia berusaha untuk menenangkan diri, agar tidak menimbulkan kecurigaan dari mamanya. Tok! Tok! Ceklek! "Kamu dari mana saja, Nak? Kenapa jam segini baru pulang?" tanya Mama Sarah kepada putri sulungnya. "Maaf, Ma. Tadi di pasar hujan. Makanya Adel berteduh dulu, sampai hujan reda. Baru Adel pulang," jawab Adel beralasan. "Syukurlah kalau begitu, Nak. Mama sempat khawatir. Ya sudah, sini barang belanjaannya. Biar Mama saja yang bawa ke dapur," ucap Mama S

