Bab 87

1143 Kata

Adelia sangat terkejut. Dengan perkataan pria yang saat ini masih bersamanya. Sungguh dia tidak menyangka, jika Tian bisa membaca dan mengetahui. Jika dihatinya masih tersimpan nama pria itu. "Jangan menyangkal lagi, Del. Abang mohon, jujurlah dengan perasaanmu sendiri," ucap Tian dengan pandangan sayu. Menatap wanita yang saat ini masih berusaha menolak dirinya. Kini, Adelia pun bergelut dengan pikirannya sendiri. Ingin rasanya ia mengatakan i love you too, kepada pria itu. Tapi bibirnya seakan keluh. Hingga akhirnya yang ia bisa lakukan saat ini, hanyalah bungkam. Menutup rapat-rapat akan hati yang sebenarnya saling mencintai. Tapi harus dipisahkan secara paksa, oleh kenyataan yang sangat menyakitkan. "Adel pulang dulu, Bang," ucap Adelia yang tidak ingin berlama-lama dengan Tian. Wan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN