"Qayla tunggu!" teriak Galang memanggil wanita itu, yang sudah berlari pergi meninggalkannya. Saat ini, Qayla merasa sangat sedih. Tadinya Qayla pikir, bisa makan siang bersama Galang. Tapi, Qayla harus melihat sebuah pemandangan yang sangat menyakitkan. Bahwa Galang sedang berpelukan dengan seorang wanita, ditempat kerjanya. Sekarang, Qayla merasa sangat kecewa, dan sakit hati. Lalu, ia berlari pergi meninggalkan laki-laki, yang rencananya hendak ia temui. "Mas Galang, mau pergi ke mana?!_ tanya Lita, yang melihat Galang hendak pergi meninggalkannya. "Saya harus pergi Lita. Ada urusan penting, yang harus saya selesaikan," teriak Galang, lalu segera berlari untuk mengejar Qayla. Namun, wanita itu sudah terlebih dahulu masuk ke dalam lift. Galang yang melihat hal itu, tanpa pikir panjan

