Tak terasa, waktu begitu cepat berputar. Kini, sinar mentari pun telah berganti dengan sinar rembulan, yang menerangi malam. Dari tadi, Galang terlihat tanpa gelisah. Karena saat ini, ia masih berada di sebuah restoran bersama Om Bayu. Itu semua, karena klien mereka mengajak untuk bertemu, di restoran tersebut. Saat di restoran, Galang tampak terlihat, tidak begitu bersemangat. Ingin rasanya ia pergi dari situ. Tapi, yang dihadapinya bersama Om Bayu sekarang, adalah klien penting perusahaan mereka. Karena hal itu, membuat rencana Galang untuk pergi ke rumah Qayla gagal. Galang pun merasa sangat kesal, hingga akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke rumah. Tak lama kemudian, motor yang dikendarai galang pun, telah tiba di kediaman orangtuanya. Galang segera masuk ke dalam rumah, dengan pe

