"Mama tahu, saat ini kamu belum bisa melupakan Tian. Mama mohon, Nak. Supaya kamu bisa belajar, untuk menerima Ricky. Menjadi pasangan hidup kamu, Sayang," pinta Mama Sarah, kepada putrinya. "Kenapa bisa secepat itu, acara pertunangan antara Adel dan Bang Ricky dilaksanakan, Ma," jawab Adelia yang masih tidak menyangka, dengan keputusan tersebut. "Lebih cepat lebih bagus, Sayang. Lagi pula, Ricky adalah pria yang bertanggungjawab. Dan dia juga masih mempunyai hubungan dengan keluarga kita. Mama harap, kamu bisa mengerti," ucap Sarah, sambil menatap ke arah putrinya. Adelia akhirnya memilih untuk diam. Ia pikir, percuma saja ia melawan mamanya, atau menolak keputusan tersebut. Karena semua itu percuma. Pada akhirnya, ia dan Tian memang tidak ditakdirkan, bersama. Setelah mengatakan itu,

