16. Kehidupan Baru

1276 Kata

Aku menghirup napas dalam-dalam dan membuangnya perlahan. Kota yang sangat asing bagiku, akhirnya aku bisa menginjakkan kaki di kota ini setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang. Entah ke depannya bagaimana, aku belum tau. Setelah turun dari bis, aku melanjutkan perjalanan sambil mencari kontrakan. Hari ini aku harus mendapat kontrakan karena tubuhku rasanya lelah sekali. Kondisiku belum terlalu sembuh bener membuat kepalaku sejak tadi terasa pusing. Berjalan cukup lama, akhirnya aku menemukan kontrakan kosong. Benar-benar yang aku inginkan karena kontrakan tersebut sudah ada isinya, jadi aku tinggal membawa diri saja. Betapa beruntungnya aku, di tempat yang sama sekali belum pernah aku kunjungi bisa mendapatkan kontrakan secepat itu. "Alhamdulillah akhirnya bisa rebahan juga," uc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN