"Bukan dari keduanya." Jawab Rayan dengan tatapan yang terus lurus ke depan. "Lalu?," tanya Bram dengan mengerutkan dahinya. "Orang terdekat Bintang." Jawab Rayan yang membuat Bram melotot tak percaya. "Lagi-lagi orang yang ada di rumah Bintang, apa Wira tidak kapok dengan pengkhianatan pembantunya dulu?!," ucap Bram dengan nada emosinya. "Kita tangkap dulu orang itu, dengan begitu, kita akan tau siapa orang itu, aku yakin dia masih berkeliaran di daerah kota ini." Ujar Rayan, "Itu artinya, dia sedang berusaha untuk melarikan diri dan keluar dari rumah Wira, setelah berhasil menculik Bintang dan juga Dinda, begitu?," tanya Bram yang di balas anggukan oleh Rayan. Bram langsung bersiap untuk mencari orang tersebut, namun dengan cepat Rayan mencegahnya. "Tidak semudah itu, kita butuh pe

