34. Peluru Cadangan

1266 Kata

Hamzah melihat ke istrinya yang sedang menerima telepon tapi wajahnya mendadak berubah. Tentu saja perubahan mimik ini sangat terlihat, padahal tadi Aletta dengan bersemangat merancang rumah barunya bersama sang suami. Hamzah memegang tangan Aletta. “Kenapa, Sayang?” tanya Hamzah ingin tahu. Aletta menatap suaminya, lalu mengulurkan ponsel milik suaminya itu ke pemiliknya. “Kamu dicari umi,” ucap Aletta sedikit ketus. “Umi. Ada apa?” tanya Hamzah tidak mengerti dan berharap mendapatkan sedikit petunjuk. Tapi Aletta malah cuek dan kembali melihat buku referensi bangunan milik Satria, sambil menunggu pria itu menyelesaikan sketsa gambaran calon rumah klien barunya. Hamzah menempelkan ponselnya di telinga. “Assalamu’alaikum, Mi,” sapa Hamzah. “Wa’alaikumussalam. Ham, Letta mana tadi?” t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN