“Ish! Siapa sih yang dateng. Ganggu aja deh ah!” gerutu geram Aletta sambil berganti pakaian. “Gak tau apa ada orang lagi bulan madu di sini. Sumpah! Nyebelin banget!” Aletta memakai bajunya dengan setengah hati. Padahal tadi suasananya cukup bagus buat dia dab sang suami. Tapi malah ada penganggu tidak tahu diri yang datang. Hamzah menunggu istrinya. Dia memakai lagi kemejanya yang tadi dia letakkan di kursi. “Aku ke sebelah dulu ya. Siapa tau umi mau ikut ke bawah,” pamit Hamzah. “Iya,” jawab Aletta masih ketus. Hamzah tersenyum. Dia tahu perasaan istrinya saat ini. Sebenarnya dia juga ingin, tapi ternyata tidak semudah itu. Baru mengeksekusi bibirnya saja, napasnya sudah tersengal dan dadanya sakit. Hamzah butuh sedikit waktu penyesuaian. Mungkin ini juga efek mereka terlalu lam

