“Siapa, Sayang?” tanya Hamzah saat melihat istrinya terpaku melihat ponselnya. Aletta menoleh ke suaminya. “Mas, kamu kok masih simpen nomor dia sih? Kamu ini udah nikah loh. Bisa-bisanya simpen nomor perempuan yang istrimu gak suka,” protes Aletta. Hamzah diam sejenak. “Siapa? Sarah?” “Iya. Emang ada lagi selain dia?!” jawab Aletta ketus. Hamzah meletakkan kemejanya di kursi yang ada di dekatnya. “Kamu urus aja lah, Sayang.” Hamzah malas bertengkar dan memilih pergi ke kamar mandi. “Aku blok ya?” “Iya.” “Aku hapus ya?” “Iya.” Hamzah sudah tidak peduli dengan apa yang akan dilakukan istrinya pada kontak Sarah di ponselnya. Selama Aletta tidak menyukai kehadiran Sarah, dia boleh melakukan apa pun, selama alasannya masuk akal. Panggilan di ponsel suaminya sudah menghilang. Aletta s

