12. Beban Rumah Tangga

1676 Kata

Hamzah terdiam mendengar pertanyaan istrinya. Dia tidak menyangka kalau istrinya akan merasa terintimidasi setelah bertemu Sarah. Hamzah melihat ke arah Sarah sebentar lalu kembali menatap istrinya. “Kenapa nanya gitu? Kamu terganggu sama Sarah?” tanya Hamzah balik. Aletta segera menggeleng. “Gak lah. Ngapain juga terganggu. Gak level!” Hamzah mendorong trolinya maju dan mulai mengeluarkan barang belanjaan mereka. “Ya udah kalo gitu gak perlu dijawab juga kan?” “Harus dijawab lah. Orang nanya itu ya harus di jawab.” “Bukan pertanyaan penting, Letta. Cantik itu universal, tergantung siapa yanh dilihat dan yang melihat.” “Ya udah, kalo gitu tinggal jawab aja apa susahnya sih.” Aletta mulai tidak sabar. Hamzah memilih tidak menjawab. Dia malas mengikuti permainan anak kecil Aletta yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN