Maura tersenyum puas melihat deretan baju yang sudah berhasil diproduksinya beberapa bulan ini. Semua sudah siap dengan menyisakan sedikit produk yang defect. Dia sungguh berterimakasih pada timnya yang sudah bekerja keras hingga lembur berbulan-bulan, bahkan beberapa memilih tidur di butik dengan beralaskan kasur yang dijejer begitu saja di lantai. “Ayo nanti kita makan di luar,” ajak Maura. “Jalan-jalannya nanti ya kalau sudah selesai semua. Aku takut kalian kecapekan kalau sekarang.” “Beneran ini, Bu?” “Iya, dong.” “Mudah-mudahan baju-baju Bu Maura banyak yang borong jadi saya bisa lanjut jadi karyawan Ibu,” ucap salah seorang karyawan tambahan yang dipekerjakan Maura dengan kontrak hingga fashion week selesai. “Aamiin. Doakan ya semuanya.” “Ayo kita bereskan sisa-sisa pekerjaan m